Tim Kami

Mejakita adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh sepuluh sahabat yang memiliki antusiasme yang tinggi terhadap pendidikan. Kami mempunyai ketertarikan yang beragam, mulai dari bermusik, IT hingga desain. Namun, kami dipersatukan oleh satu pemahaman bahwa mendapatkan pendidikan yang berkualitas adalah hak setiap siswa Indonesia. Kami bertekad untuk berbagi pengetahuan dan mengundang semua siswa Indonesia untuk sebuah perubahan. Karena kami yakin, pendidikan adalah kunci perubahan.

Aktsa Efendy

Co-Founder, CEO

Semua orang punya harapan untuk perbaikan. Berbicara tentang Indonesia banyak hal yang harus diubah. Pendidikan, kesejahteraan dan banyak lagi. Banyak orang bermimpi membuat perubahan besar. Apakah itu mudah? Siapa saja yang bisa membuat perubahan? Apakah kita harus menunggu hingga dewasa untuk membuat perubahan? Saya percaya setiap anak bangsa bisa membuat perubahan untuk perbaikan untuk Indonesia. Hal itu bisa diawali dengan berbagi apa yang kita punya dan melayani sesama. Mejakita adalah persahabatan sepuluh siswa yang bermimpi untuk perubahan dan perbaikan pendidikan di Indonesia.

Andin Adinata Yusuf Farrel

Co-Founder, Head of Technology

Segelintir siswa hidup berkecukupan dan merancang masa depan sejak dini. Tak banyak yang berpikir, sebagian siswa di Indonesia yang belum pernah menjejakkan kaki di sebuah toko buku terkenal. Apalagi mencapai tingkat berkecukupan dalam fasilitas pendidikan. Mereka mungkin tak sempat merancang masa depan karena kekhawatiran biaya pendidikan. Mejakita adalah sebuah pilihan saya untuk bertindak nyata guna meningkatkan pemerataan pendidikan siswa Indonesia.

David Amadeo

Co-Founder, Head of Business Operations

Kita semua familiar dengan Bimbel.Pernahkan terpikir usaha yang harus kita keluarkan untuk Bimbel? Waktu,tenaga, transportasi dan tentunya biaya yang tidak murah. Bayangkan jika kita pulang sekolah dan melanjutkan belajar dengan Mejakita. Kita tidak perlu repot lagi. “ School that is far away from school” yaitu sekolah yang jauh dari sekolah. Mejakita seperti tempat belajar yang meskipun jauh tetapi nyaman dan mudah diakses.Harapan saya Mejakita akan menjadi meja belajar kedua bagi semua siswa Indonesia!

Farrandi Ariya Hernando

Co-Founder, Head of Chemistry Department

Saya percaya motto: Pertayaan adalah sumber pengetahuan”. Bayangkan Mejakita adalah sebuah meja besar kita untuk bertanya , berbagi pengetahuan dan berinteraksi dengan semua siswa di Indonesia!. Kita bisa belajar kapan saja dan di mana saja. Mejakita adalah cara saya untuk berbagi dan memotivasi diri sendiri serta teman –teman yang lain untuk lebih giat menggali potensi diri sekaligus memberikan kontribusi untuk bangsa.

Jason Anfernee Kaloh

Co-Founder, Head of Biology Department

Prestasi siswa tidak hanya tergantung pada kemampuan,daya juang dan motivasi saja. Negara memberikan subsidi dan orang tua menyisihkan penghasilan untuk biaya pendidikan. Namun tidak semua siswa mendapatkan biaya dan fasilitas yang memadai karena faktor pendapatan dan kondisi sosial yang beragam. Siswa yang lebih beruntung mempunyai suplemen pendidikan yang lebih lengkap dari buku, guru les dan bimbel. Dengan akses dalam genggaman, Mejakita memberikan bantuan belajar kepada semua siswa di Indonesia tanpa pengecualian.

Melvin Sumon Chandra

Co-Founder, Head of Mathematics Department

Semua siswa di Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan rata tanpa mengeluarkan banyak biaya. Kenyataan berbicara bahwa biaya pendidikan tidaklah murah dan tidak semua siswa mempunyai kemampuan yang sama, terutama di daerah terpencil. Mejakita adalah salah satu upaya perubahan untuk memberikan bantuan pendidikan untuk Indonesia yang lebih baik lagi.

Nathanael Tehilla

Co-Founder, Head of Creative Content

Tidak semua daerah memiliki fasilitas pendidikan selengkap Jakarta. Hanya sebagian siswa mudah dan mampu menemukan toko buku dan fasilitas pendidikan lain yang mereka butuhkan. Berbagi pengetahuan yang saya miliki adalah hal yang bisa saya lakukan untuk semua siswa di Indonesia. Mejakita adalah meja semua siswa Indonesia untuk perbaikan pendidikan. Besar harapan saya Mejakita mendorong terciptanya Indonesia mencapai terangnya!.

Rafi Seba

Co-Founder, Head of Marketing & Communications

Harapan saya untuk MejaKita kedepannya itu sederhana, menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan dapat dijangkau oleh seluruh siswa Indonesia. Tidak sedikit anak-anak bangsa kami yang sama sekali tidak punya kesempatan untuk menyalurkan kemampuan mereka hanya karena terbatasnya fasilitas. Dengan MejaKita saya ingin menghilangkan hal-hal yang membatasi dan menjerat penerus bangsa Indonesia untuk berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia.

Rinwy Cendana

Co-Founder, Head of Content & Editorial

Hasil tes PISA 2012 menunjukkan bahwa peringkat pendidikan di Indonesia adalah kedua dari bawah! Apakah benar seperti itu gambaran nyata kualitas pendidikan negara kita? Fakta menunjukkan bahwa di Papua hanya memiliki satu toko buku di Jayapura. Bandingkan dengan jumlah toko buku di Jakarta. Hal itu menunjukkan tidak semua siswa punya akses dan fasilitas pendidikan yang memadai dan merata. Banyak faktor yang menyebabkan tidak meratanya fasilitas dan akses, salah satu yang utama adalah tingkat pendapatan yang tidak merata. Tetapi apakah artinya kita harus menyerah pada keadaan dan keterbatasan? “Punya ilmu kok tidak dibagi” Hal inilah yang ingin saya ubah. Mejakita adalah sarana untuk saya dan semua anak bangsa yang lain untuk berbagi pengetahuan. Pendidikan bisa mengubah tingkat hidup semua orang. Dengan Mejakita semangat saya untuk berbagi dan berkontribusi untuk perbaikan pendidikan menjadi nyata!

Tengku Fabian Hadra

Co-Founder, Head of Physics Department

Generasi penerus dengan pendidikan dan skill yang berkualitas adalah modal kelangsungan dan kejayaan bangsa. Akan tetapi ketimpangan fasilitas dan kualitas pendidikan adalah realita negara kita. Saya tidak menyalahkan siapapun tetapi memilih untuk bertindak dengan memberikan kontribusi pendidikan secara gratis bagi siswa Indonesia. Mejakita adalah sebuah harapan dan langkah saya untuk membangun Indonesia tercinta!