Anda Tidak Memiliki Akses Materi

Selesaikan materi aktif terlebih dahulu

Anda Tidak Memiliki Akses Materi

Bantu Kami Memahami Apa Yang terjadi

Apa yang terjadi ?

Sistem Pernapasan Manusia

Apa itu sistem pernapasan?


  • 0/0 Video
  • 0/5 Sub Bab
  • 0 Diskusi
Update Terakhir : 10 April 2016

Mekanisme Pernapasan

Coba tarik napas dalam-dalam. Kerasa gak bagian dada kamu agak mengembang dikit? Nah, di subtopik ini, kita akan membahas apa yang terjadi saat kita bernafas.

Sekarang kita ngebahas apa yang terjadi pada sistem pernapasan saat kita mengambil napas.

Secara dasar, mekanisme pernapasan bisa dengan logika kita jelasin dengan perbedaan tekanan. Gini nih: udara mengalir dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah.

  1. Terus nih, pas kita ambil napas, tulang rusuk kita rasanya bergerak gak? Nah, tulang rusuk kita bergerak biar kapasitas paru-paru lebih banyak jadinya. Otot antartulang rusuk berkontraksi untuk memperbesar kapasitas paru-paru.
  2. Buat kalian yang belum tahu, tekanan itu berbanding terbalik sama volume. Berbanding terbalik itu apaan sih? Gini nih, kalo misalnya tekanan naik, volume menurun. Begitu juga dengan sebaliknya. Sekarang volume paru-paru kita kan naik, jadinya tekanan di dalam paru-paru menurun dong. Sekarang tekanan di paru-paru lebih rendah daripada tekanan atmosfer. Nah, seperti yang disebutin di atas, udara mengalir dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah. Dengan begini, udara yang dari luar bisa masuk ke dalam paru-paru karena perbedaan tekanan.

 

Sekarang proses menghembuskan napas:

  1. Otot antartulang rusuk mengendur, menyebabkan volume di dalam paru-paru untuk menurun.
  2. Nah, kalo volume paru-paru nurun, apa yang terjadi pada tekanan paru-paru? Jadi naik kan? Nah, udara ngalir dari paru-paru menuju ke atmosfer karena perbedaan tekanan.

Itu tadi kalo pernapasan dada. Kalo pernapasan perut beda lagi.

Pas kita ngambil napas, diafragma jadi mendatar. Nah, apa sih yang bikin diafragma mendatar? Otot diafragma yang tadinya nyantai (relaksasi) seolah-olah disuruh kerja gitu (tegang). Jadinya, secara ilmiah kita bisa jelaskan bahwa otot diafragma berkontraksi, dan diafragma mendatar saat mengambil napas.

Sisanya sih sama aja, Cuma bedanya volume paru-paru naik gara-gara pergerakan diafragma, bukan pergerakan otot antartulang rusuk. Kalo buang napas gimana dong? Ya kebalikannya. Otot diafragma mengendur dan diafragma jadi balik ke posisi semula lagi.

Gampang kan logikanya? Cuma mainin logika tekanan udara aja kan? 

Komentar

Silahkan login untuk berkomentar materi ini