Anda Tidak Memiliki Akses Materi

Selesaikan materi aktif terlebih dahulu

Anda Tidak Memiliki Akses Materi

Bantu Kami Memahami Apa Yang terjadi

Apa yang terjadi ?

Kemagnetan

Apa itu Magnet, Induksi Magnetik, Gaya Lorentz, Fluks Magnetik?


  • 0/0 Video
  • 0/4 Sub Bab
  • 0 Diskusi
Update Terakhir : 11 January 2018

Gaya Lorentz

Adalah suatu gaya yang ditimbulkan di sekitar sebuah medan magnet.
Biasanya kalau ada sebuah kawat yang berarus,maka selalu bakal muncul gaya Lorentz. Kawatnya harus ada arusnya, kalau nggak gaya Lorentz tidak akan terjadi.
Secara umum, gaya Lorentz didefinisikan sebagai jumlah gaya yang terjadi apabila terdapat sebuah medan magnet sebesar 1 Tesla pada kawat panjangnya 1 m dan berarus satu Ampere, dimana arah gaya selalu tegak lurus dengan arah medan magnet.

Bingung ga? Kalo kalian masih juga gapaham, scroll terus ke bawah. Penjelasannya ada kok guys, sans ae.

1. Gaya Lorentz pada Kawat berarus di Dalam Medan Magnet

\(F = B . I . l . sin \space \theta\)

Sumber : https://fisikakontekstual.files.wordpress.com

Oke, jadi disini rumusnya ada sin \(\theta\) karena bisa aja yang bikin soal iseng medan magnetnya dimiring-miringin. Jadi definisi di atas asumsinya kalau nilai sin \(\theta\) = 1 , berarti sudutnya 90 derajat. Tetapi, konsep tetap sama aja. Kawat berarus ditempatkan pada sebuah medan magnet, dimana hal ini menghasilkan gaya magnetik atau gaya Lorentz.

F = gaya Lorentz (N)
B = kekuatan induksi medan magnet (T)
I = arus listrik (A) 
l = panjang kawat (m)
\(\theta\) = sudut antara arus listrik dan medan magnet

2. Gaya Lorentz antara Dua kawat yang Berarus

Sumber : https://fisikakontekstual.wordpress.com/materi-medan-magnet/

Di kasus ini, kita punya dua kawat yang dihadapkan ke satu sama lain dengan jarak tertentu. Kenapa bisa timbul Gaya Lorentz? Coba kita perhatikan gambar dibawah.

Setiap kawat berarus pasti memiliki sebuah medan magnet yang mengitari sedemikian rupa seperti gambar yang di atas. Kemudian, kita tahu bahwa karena ada arus dan medan magnet, ada gaya Lorentz dong? Bila dua kawat yang spesifikasinya sama dihadapkan, maka rumusnya akan seperti yang berikut ini:

\(F \over L\) = \(\mu_0 . I_1 . I_2 \over 2.\pi.r\)

I1 = arus pada kawat  1 (A)
I2 = arus pada kawat 2 (A)
r = jarak antara kawat 1 dan kawat 2 (m)
L = panjang kawat (m) , asumsinya 1 kalau gak dikasih tahu.
\(\mu_0\) = permeabilitas ruang hampa ( \(4\pi\) . 10-7 Wb/A. m2)

3. Gaya Lorentz di Muatan yang Bergerak dalam Medan Magnet

Sekarang, bayangkan suatu medan magnet.

\(F = B . q . v . sin \theta \)

q = muatan listrik (C)
\(sin \space \theta\) = sudut antar vektor kecepatan muatan dan medan magnet

4. Arah Induksi Magnetik dan Gaya Lorentz

Konsep induksi magnetik bakal dijelaskan pada sub-bab sebelumnya. Disini hanya membahas arah-arah dari variabelnya saja. Biar nanti kalau kalian bingung di sub bab Induksi Magnetik bisa lanjut ke sini untuk melihat acuannya.

Gunakan kaidah tangan kanan , sebagaimana dijelaskan dalam gambar berikut :

Sumber : https://muhammadsajadi.blogspot.co.id/2016/04/kaidah-tangan-kanan-di-fisika.html

 

 

Komentar

Silahkan login untuk berkomentar materi ini