Anda Tidak Memiliki Akses Materi

Selesaikan materi aktif terlebih dahulu

Anda Tidak Memiliki Akses Materi

Bantu Kami Memahami Apa Yang terjadi

Apa yang terjadi ?

Fluida

Apa itu Fluida?


  • 0/0 Video
  • 0/4 Sub Bab
  • 0 Diskusi
Update Terakhir : 12 September 2017

Fluida Dinamis

1. Debit

  • Volume fluida yang mengalir melalui suatu penampang tiap detik

Rumus:

Q = A * v atau Q = V/t

Dimana:

Q = debit (m3/s)

V = volume fluida (m3)

t = waktu (s)

A = luas (m2)

v = kecepatan (m/s)

 

2. Persamaan Kontinuitas

  • Debit fluida yang memasuki pipa sama dengan debit fluida yang keluar dari pipa

Persamaan:

Q1 = Q2

A1 * v1 = A2 * v2

 

3. Asas Bernoulli

  • Dalam pipa horizontal, tekanan fluida paling besar terdapat dalam fluida dengan kelajuan aliran terkecil, begitupun sebaliknya.

Persamaan:

P + 1/2 * p * v2 + p * g * h = konstan

P1 + 1/2 * p * v12 + p * g * h1 = P2 + 1/2 * p * v22 + p * g * h2

Dimana:

P = tekanan (N/m2)

h = ketinggian (m)

 

4. Aplikasi Asas Bernoulli

a. Tangki Berlubang

- Kecepatan aliran air yang keluar:

v = akar(2 * g * h)

Dimana:

v = kecepatan aliran air yang keluar (m/s)

g = percepatan gravitasi (m/s2)

h = tinggi lubang dari permukaan air (m)

 

- Waktu yang dibutuhkan aliran air mencapai tanah

t = akar(2 * h2/g)

Dimana:

h2 = ketinggian lubang diukur dari permukaan tanah (m)

 

- Jarak horizontal air tiba di tanah

x = akar(2 * h * h2)

Sumber: http://fathul-ilmi.blogspot.co.id/2014/02/menghitung-laju-kecepatan-air-pada.html

 

b. Venturimeter

 

- Venturimeter Tanpa Manometer

v1 = akar{2 * g *h/(A1/A2)2 - 1}

Dimana:

h = perbedaan ketinggian pada fluida (m)

 

- Venturimeter Dengan Manometer

v1 = akar{2 * pr * g * h/pu * (A1/A2)2 - 1}

Dimana:

pr = massa jenis raksa (kg/m3)

pu = massa jenis udara (kg/m3)

 

c. Tabung Pitot

  • alat yang digunakan untuk mengukur kelajuan gas

Rumus: 

v = akar(2 * pr * g * h/pu)

Sumber: Fisika Zone

 

d. Gaya Angkat Pesawat

Pesawat akan terbang jika:

1. v2 > v1 (kecepatan aliran di atas sayap lebih besar daripada kecepatan aliran di bawah sayap)

2. P1 > P2 (tekanan di bawah sayap lebih besar daripada tekanan di atas sayap)

Rumus:

F1 - F2 = (P1 - P2) * A

F1 - F2 = 1/2 * p * (v22 - v12) * A

Dimana:

F1 - F2 = gaya angkat pesawat terbang (N)

P1 = tekanan pada sayap bagian bawah (N/m2)

P2 = tekanan pada sayap bagian atas (N/m2)

v1 = kecepatan udara bagian atas (m/s)

v2 = kecepatan udara bagian bawah (m/s)

Sumber: https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=11&idmateri=136&mnu=Materi5&kl=10

Komentar

Silahkan login untuk berkomentar materi ini