Anda Tidak Memiliki Akses Materi

Selesaikan materi aktif terlebih dahulu

Anda Tidak Memiliki Akses Materi

Bantu Kami Memahami Apa Yang terjadi

Apa yang terjadi ?

Sistem Pencernaan, Zat Makanan, dan Enzim

Apa itu Sistem Pencernaan dan Zat Makanan?


  • 0/0 Video
  • 0/5 Sub Bab
  • 1 Diskusi
Update Terakhir : 11 January 2018

Saluran Pencernaan

Pada umumnya sistem pencernaan berfungsi untuk:

  1. Menerima zat makanan dan nutrisi.
  2. Mengurai dan memecah makanan menjadi zat-zat gizi.
  3. Menyerap zat-zat gizi tersebut ke dalam genre darah.
  4. Membuang bagian dari makanan nan tak dapat dicerna oleh tubuh.

Mulut

Manusia memasukkan makanan ke dalam tubuh dengan cara ditelan (ingesti).  Di dalam rongga mulut, makanan mengalami pencernaan secara mekanik dan kimiawi. Mengunyah adalah proses mekanik dimana reaksi enzim amilase dengan makanan adalah proses kimiawi.

Gigi

Kita mengunyah dengan gigi sehingga makanan menjadi halus agar enzim-enzim pencernaan mencerna makanan lebih cepat dan efisien.

Bayi menumbuhkan 20 gigi susu sesudah berusia 6 bulan, pada umur 6-14 akan ada 32 gigi tetap yang mengganti gigi susu.

  1. 8 gigi seri (incisor), untuk memotong makanan
  2. 4 gigi taring (canine), untuk merobek makanan
  3. 8 gigi geraham depan (premolar) untuk mengunyak makanan
  4. 12 gigi geraham belakang (molar) pada gigi tetap

 

Teeth

Sumber: http://coordstudenti.blogspot.com/2016/09/mouth-teeth-diagram-with-label.html

Lidah

Lidah adalah organ berotot yang berfungsi untuk mengaduk dan menelan makanan di dalam rongga mulut serta sebagai alat pengecap yang dapat merasakan manis, asin, pahit, dan asam.

Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang mengandung kelenjar lendir, dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut yang disebut papila.

Dahulu para ilmuwan telah membuat peta lidah yang mengusulkan kaitannya rasa-rasa dengan berbagai daerah di lidah, namun hal ini sudah dibuktikan sebagai tidak benar.****

  1. Asin        —–>  lidah bagian tepi depan
  2. Manis     —–>  lidah bagian ujung
  3. Asam      —–>  lidah bagian samping
  4. Pahit       —–>  lidah bagian belakang

Kelenjar saliva (ludah)

Saliva digunakan untuk memudahkan penelanan makanan, serta melindungi selaput mulut terhadap suhu dan keasaman.

Saliva juga mengandung enzim ptialin (amilase) dan lipase yang mencerna pati (starch) dan lemak. Ptialin merupakan enzim yang sama jenis dengan amilase, hanya saja ptialin terdapat di mulut dan amilase dibuat khusus di pankreas.

Dalam rongga mulut manusia terdapat 3 pasang kelenjar saliva yaitu:

  • Glandula parotis - menghasilkan saliva
  • Glandula sublingualis - menghasilkan air dan lendir
  • Glandula submandibularis - menghasilkan air dan lendir

Kelenjar saliva

Sumber: http://www.webmd.boots.com/oral-health/guide/salivary-gland-problems

Esofagus (kerongkongan)

Esofagus adalah saluran penghubung antara rongga mulut dengan lambung yang berfungsi sebagai jalan bagi makanan yang telah dikunyah dari mulut. Tidak ada proses pencernaan di esofagus.

Peristalsis terjadi di dalam esofagus, ini adalah gerak kontraksi yang mendorong makanan masuk ke dalam lambung. Makanan berada di dalam esofagus hanya sekitar enam detik.

Peristalsis

Sumber: http://www.medfriendly.com/peristalsis.html

Lambung

Lambung adalah sebuah kantung besar yang terletak di sebelah kiri rongga perut yang terdiri dari tiga bagian: bagian atas dekat esofagus (kardiak), bagian tengah yang membulat (fundus), dan bagian bawah dekat duodenum (pilorus).

Dalam dinding lambung terdapat kelenjar lambung yang menghasilkan lendir, getah lambung, dan hormon gastrin.

Lendir Lambung - dihasilkan sel penghasil lendir

Getah lambung - mengandung:

  1. HCl (asam klorida) - membunuh kuman dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin
  2. Pepsin - protease yang memecah protein menjadi pepton dan proteosa
  3. Renin - menggumpal protein susu (kasein)
  4. Lipase - memecah lemak (lipid) menjadi asam lemak dan gliserol; terakumulasi di lambung tetapi dihasilkan oleh kelenjar saliva

Hormon gastrin - merangsang tripsinogen menyekresikan tripsin

Stomach

Sumber: http://www.dreams.metroeve.com/

Usus halus

Usus halus terdiri atas usus 12-jari (duodenum), jejenum, dan ileum. Usus duodenum berhubungan dengan saluran pankreas dan empedu, dimana zat-zat yang dibutuhkan untuk pencernaan dihasilkan.

Pada usus halus terjadi pencernaan kimiawi serta absorpsi zat-zat hasil katabolisme ke dalam tubuh lewat dinding usus halus.

Enzim-enzim dari pankreas:

  1.  Amilopsin (amilase pankreas) - mengubah zat pati (amilum) menjadi maltosa
  2. Steapsin (lipase pankreas) - mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol
  3. Tripsinogen - diaktifkan menjadi tripsin yang mengubah protein dan pepton menjadi dipeptida dan asam amino yang siap diserap oleh usus halus

Enzim-enzim dari dinding usus halus:

  1. Maltase - mengubah maltosa menjadi glukosa
  2. Laktase - mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa
  3. Sukrase - mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa
  4. Tripsin - mengubah pepton menjadi asam amino
  5. Enterokinase - mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin

Garam empedu (bile salt) dihasilkan di hati dan ditampung di kantung empedu. Empedu berfungsi untuk membantu lipase dengan mengemulsikan lipid.

Usus kecil

Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Small_intestine

Usus besar (kolon)

Terletak diantara ileum dan anus, kolon adalah tempat penyerapan air dan mineral (garam).

Kolon dibagi menjadi tiga: bagian yang naik (asenden), melintang (trasenden), dan turun (desenden); dan berakhir di rektum.

Bakteri Escherichia coli membantu dalam proses pembusukkan sisa makanan menjadi feses (poop). Selain membusukkan sisa makanan, bakteri E. coli juga menghasilkan vitamin K. Gas metana adalah hasil dari fermentasi bakteri E. coli, itulah kenapa poop kita bau.

Perjalanan makanan sampai di usus besar dapat mencapai antara 4-5 jam. Namun, di usus besar makanan dapat disimpan sampai 24 jam. Feses di dorong secara teratur dan lambat oleh gerakan peristalsis menuju ke rektum. Makanan yang tidak dicerna (seperti selulosa) akan dibawa ke rektum.

Usus besar

Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Large_intestine

Rektum & anus

Rektum adalah tempat penampungan feses. Saat feses sudah siap dibuang maka otot spinkter rectum mengatur pembukaan dan penutupan anus. Ini dikenal dengan proses defekasi.

Rectum and anus

Sumber: https://wandylee.wordpress.com/

 

 

 

****Sumber mengenai peta lidah

  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Tongue_map
  2. https://www.livescience.com/7113-tongue-map-tasteless-myth-debunked.html
  3. http://www.huffingtonpost.com/2015/07/13/map-tastes-tongue-no-scientific-basis_n_7765152.html
  4. http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2828561/The-tongue-taste-map-WRONG-Flavours-actually-perceived-neurons-brain-scientists-reveal.html

Komentar

Silahkan login untuk berkomentar materi ini