Penyesuaian Diri Makhluk Hidup Terhadap Lingkungannya (Adaptasi)

Pengetahuan Umum

Setiap hewan dan tumbuhan mempunya kemampuan yang berbeda untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Penyesuaian ini berguna untuk bertahan hidup, memperoleh makanan, dan banyak lagi. Kita tau bahwa Setiap hewan dan tumbuhan memiliki keunikan sendiri untuk bertahan di lingkungannya sendiri. Nah, kita disini akan belajar tentang keunikannya:

Penyesuaian Bentuk Kaki Burung Untuk Memperoleh Makanan

Burung memiliki bentuk kaki yang berbeda yang memiliki fungsi yang berbeda untuk menyesuaikan dengan jenis mangsa yang dimakannya dan juga tempat hidupnya. Jadi, beda bentuk kaki artinya beda fungsi. Bentuk kaki burung dikelompokkan menjadi 5 macam yaitu:

 

Penyesuaian Bentuk Paruh Burung Untuk Memperoleh Makanan

Burung juga memiliki berbagai bentuk dan jenis paruh. Bentuknya sesuai dengan jenis makanannya sebagai berikut:

Penyesuaian Serangga Untuk Memperoleh Makanan

Jadi kalo serangga, salah satu penyesuaian itu mempunyai bentuk mulut yang berbeda-beda, sesuai dengan jenis makananya. Mulut serangga dibedakan menjadi 4 macam yaitu:

  • Mulut pengisap: bentuknya kayak belalai yang bisa digulung dan dijulurkan. Contohnya pada kupu-kupu: mengisap nektar dari bunga
  • Mulut penusuk dan pengisap: bentuknya tajam dan panjang. Contohnya pada nyamuk; mulutnya menusuk di kulit kita, terus menghisap darah
  • Mulut penjilat: memiliki lidah yang panjang. Contohnya pada lebah: mulutnya menjilat makanannya yaitu nektar yang ada di bunga
  • Mulut penyerap: alat penyerap (kayak spons/gabus). Contohnya pada lalat: menyerap makanan, biasanya bentuk cairan

Penyesuaian Unta Untuk Memperoleh Makanan

Tempat unta hidup itu sangat kering, gersang, dan panas yaitu padang pasir. Tempatnya sedikit air dan makanan. Jarang melihat tumbuhan hijau di padang pasir. Bentuk dan susunan tubuh unta sesuai dengan keadaan di padang pasir

  • Saat minum: unta bisa meneguk air dengan jumlah yang banyak, sampai 135 litre! Semua air itu disimpan sebagai cairan tubuh
  • Saat makan: unta juga memiliki punuk yang berisi makanan cadangan berupa lemak, jadi kalo tidak ada makanan, untanya bisa menggunakan makanan cadangannya. Punuknya bisa mengandung 36 kilogram!

https://ayuanggraini992.files.wordpress.com/2013/01/aneh.jpg?w=300

Penyesuaian Hewan Untuk Melindungi Diri Dari Musuh

Semua hewan yang pasti punya musuh, agar bisa bertahan hidup mereka memliki bagian tubuh untuk melindungi diri atau mereka melindungi diri dengan tingkah laku. Yuk, kita lihat contohnya:

  • Bunglon: bunglon bisa merubahkan warna kulit sesuai dengan lingkungannya. Kejadian ini terjadi waktu bunglon melindungi diri dari musuh. Tindakan ini dinamakan mimikri

http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/845004/big/032768900_1428383109-nature-animal-bodypainting-chameleon-johannes-stoetter-88.jpg

  • Kalajengking, Kelabang, dan Lebah: hewan seperti ini memaki sengatnya untuk melindungi diri dari musuh. Jadi, di sengatnya itu ada zat beracun yang bisa melukai pemangsa atau musuhnya
  • Cecak dan Kadal: hewan yang seperti ini bisa memutuskan ekornya sendiri waktu diserang musuh. Buntutnya diputus untuk mengelabui musuhnya. Tindakan ini dinamakan autotomi.
  • Cumi-cumi, Gurita, dan Sotong: waktu hewan ini diserang musuh, mereka mengeluarkan cairan hitam seperti tinta.

Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri

Kalian semua bisa lihat tumbuhan di banyak sekali tempat seperti: air dan daerah kering. Jadi kita tau bahwa tumbuhhan bisa hidup di tempat yang berbeda-beda, karena itu mereka harus menyesuaikan diri. Bentuk penyesuaian dirinya berbeda-beda disesuaikam dengan lingkungannya. Mari kita lihat:

  • Kaktus: jadi kaktus kan tinggal di tempat yang kering, cara kaktus menyesuaikan diri terhadap lingkungannya adalah: memiliki daun yang kecil seperti duri (mengurangi penguapan air), terus batangnya tebal dan berlapis lilin untuk menyimpan air cadangan. Akarnya juga panjan untuk mencari air

http://kingofwallpapers.com/cactus/cactus-002.jpg

  • Teratai: teratai itu tumbuhan yang tinggal di air. Tumbuhan ini memiliki batang yang berongga-rongga agar teratainya bisa bernapas walaupun batang dan akarnya di dalem air. Terus, bentuk daunnya lebar dan tipis (untuk memudahkan penguapan air)
  • Pohon jati: saat musim kemarau, pohon jati ini menggugurkan daunnya supaya tidak terjadi penguapan berlebihan yang bisa bikin pohon jatinya kekurangan air dan mati